Blusukan Ke Pasar, Siti Masitha- Nursoleh Dimintai Uang
Blusukan Ke Pasar, Siti Masitha- Nursoleh Dimintai Uang
Blusukan Ke Pasar, Siti Masitha- Nursoleh Dimintai Uang - Kembali Lagi Pada Postingan Kali ini Blog Info-Kita.net Akan Berbagi Informasi Terbaru Khusus Buat Sobat semua yakninya tentang Blusukan Ke Pasar, Siti Masitha- Nursoleh Dimintai Uang, semoga bisa Bermanfaat ya Buat Sobat Semua.
Demikianlah informasi yang dapat Info-Kita.net sampaikan. Semoga bermanfaat dan Beguna Hendaknya Buat anda semua pengunjung Blog Ini. dan Terima kasih kepada Sobat Semua yang telah membaca artikel Blusukan Ke Pasar, Siti Masitha- Nursoleh Dimintai Uang
Blusukan Ke Pasar, Siti Masitha- Nursoleh Dimintai Uang - Kembali Lagi Pada Postingan Kali ini Blog Info-Kita.net Akan Berbagi Informasi Terbaru Khusus Buat Sobat semua yakninya tentang Blusukan Ke Pasar, Siti Masitha- Nursoleh Dimintai Uang, semoga bisa Bermanfaat ya Buat Sobat Semua.

Calon Wali Kota No urut 3. Hj Siti Masitha Soeparno dan Drs HM Nursoleh MMPd Blusukan Ke Pasar Sumur Panggang kecamatan Margadana kota Tegal, Jumat (11/10/201313) pukul 09.30 WIB.Tujuan Blusukannya kali ini adalah untuk mengetahui tingkat daya beli masyarakat, jenis bahan pokok dipasaran, serta mengetahui keadaan pasar Sumur Panggang secara langsung.
Kedatangan Sitha dan Nur Sholeh disambut riuh warga sekitar yang seketika merumbung pasangan Sitha- Nursholeh, ada puluhan petugas kepolisian yang disiapkan untuk menjaga keamanan calon walikota ini. “ Bu, bagi uang ( kampanye) nya” ujar ibu setengah baya penjual sayur yang didatangi Sitha. Sitha dengan halus menolak permintaan ibu tersebut, “ saya tidak bagi uang ibu, nanti bisa dimarahi” . Pemandangan ini dapat dilihat dengan mudah dipasar Margadana kala itu.
Sitha mengutarakan, maksud blusukannya kali ini adalah untuk memantau tingkat daya beli masyarakat, dan Sumber bahan pokok yang dijual ” Pasar menjadi sangat penting bagi masyarakat, oleh karena itu keberadaan pasar perlu dipertahankan,"ujarnya
Nur Sholeh Menambahkan dalam rangka Visinya memperbaiki tingkat ekonomi masyarakat Tegal, perlu adanya pantauan langsung kelapangan, seperti pasar Tradisional Sumur Panggang ” Seorang bunda pasti tau akan kebutuhan masyarakatnya” Ujar Nur-Sholeh. Bagi penjual seperti Siti Rokhani (56) dapat bertemu Calon Walikota dan Wakil walikota secara Langsung adalah hal yang jarang terjadi, dirinya mengaku mendukung penuh pencalonan Sitha dan Nur-Sholeh maju memimpin Tegal ” Bunda Sitha pantas jadi pemimpin, agar jadi Ibu Walikota, gantian jangan laki-laki terus yang memimpin”pungkasnya.( Ela_KL.20/R1)
Kedatangan Sitha dan Nur Sholeh disambut riuh warga sekitar yang seketika merumbung pasangan Sitha- Nursholeh, ada puluhan petugas kepolisian yang disiapkan untuk menjaga keamanan calon walikota ini. “ Bu, bagi uang ( kampanye) nya” ujar ibu setengah baya penjual sayur yang didatangi Sitha. Sitha dengan halus menolak permintaan ibu tersebut, “ saya tidak bagi uang ibu, nanti bisa dimarahi” . Pemandangan ini dapat dilihat dengan mudah dipasar Margadana kala itu.
Sitha mengutarakan, maksud blusukannya kali ini adalah untuk memantau tingkat daya beli masyarakat, dan Sumber bahan pokok yang dijual ” Pasar menjadi sangat penting bagi masyarakat, oleh karena itu keberadaan pasar perlu dipertahankan,"ujarnya
Nur Sholeh Menambahkan dalam rangka Visinya memperbaiki tingkat ekonomi masyarakat Tegal, perlu adanya pantauan langsung kelapangan, seperti pasar Tradisional Sumur Panggang ” Seorang bunda pasti tau akan kebutuhan masyarakatnya” Ujar Nur-Sholeh. Bagi penjual seperti Siti Rokhani (56) dapat bertemu Calon Walikota dan Wakil walikota secara Langsung adalah hal yang jarang terjadi, dirinya mengaku mendukung penuh pencalonan Sitha dan Nur-Sholeh maju memimpin Tegal ” Bunda Sitha pantas jadi pemimpin, agar jadi Ibu Walikota, gantian jangan laki-laki terus yang memimpin”pungkasnya.( Ela_KL.20/R1)